Selasa, 06 Februari 2007

My Poem : Voice

Rating:★★
Category:Other

VOICE


A voice inside me
It's my voice but she's not me
She told me I'm useless
She told me my face is annoying

But I'm still here, doing nothing
And I feel empty
Waiting for someone to hold me
I know nobody is coming

A voice from my darkside
It's my voice but she's not me
She told me to die
She told me to see nothing...

My Poem : Mimpi Terakhir

Rating:★★★
Category:Other

MIMPI TERAKHIR


Dingin terasa hingga ke jari jemari
Hanya bulan yang beku setia menerangi
Kupeluk kegelapan malam
Malam yang sebentar lagi kan menghilang
Sesaat kulihat cahaya di kejauhan
Andai saja itu cinta, kuingin meraihnya

Dalam pekat malam, ku terus berharap
Andai dosa t'lah terhapus oleh kebaikan
Andai luka hati t'lah terhapus oleh senyuman
Andai cahaya kesedihan t'lah tertelan sang kelam
Mungkinkah kau 'kan datang dengan kehangatan
Dan memberiku sebuah pelukan

Saat itulah kulihat sesuatu melintas di angkasa
Sebuah bintang jatuh...
Bukankah ia rela membuang nyawa demi sebuah "permohonan"
Lalu bolehkah kutitipkan satu saja harapan
Dan bolehkah kuserahkan mimpiku yang terakhir
Sebelum kartika yang mulai redup itu mati

Malam makin larut dalam kesunyian
Sakit ini mulai gantikan rasa sepi di dada
Menghancurkan bayangan "pertemuan" yang kuimpikan
Namun, s'kali lagi bintang jatuh membuang hidupnya
Demi menjaga lilin "harapan" tetap menyala
Dan mimipi terakhirku akan terus berlanjut...

Kamis, 01 Februari 2007

My Poem : Jawaban Hati

Rating:★★
Category:Other

JAWABAN HATI


Saat kesalahpahaman menggayut
mengguncang cinta kecil kita yang rapuh
tak dapat kutemukan satu katapun
hanya mampu kusentuh bahumu
namun, tanpa mengatakan apapun
dingin, kau menepis tanganku

Harta berharga yang bernama "kenangan"
tentang langit berbintang milik kita
tentang seruling yang memainkan melodi cinta
meskipun seandainya impian itu memudar
hanya senyum ini yang tak boleh hilang
senyum yang menjaga hati tetap bersinar

Apapun yang terjadi, hanya di tempat ini
kan kita bangun masa depan dengan tangan sendiri
meskipun terpisah jauh kini
ku tak ingin lagi melihat wajahmu sedih
karena itu, yakinlah Kasih...
kita pasti berjumpa kembali

Lalu, saat itulah, kan kuukir hatiku
di balik awan esok hari
sekali lagi di tempat yang sama
ku kan berada di sisimu
bersama lewati hari demi hari
tuk menemukan sebuah "jawaban"...