Do you want me to continue this story just here, in the same blog? Or I must create a new blog for it? Which one is better according to you? (PS : Maybe the story is still far from the end... )
Just continue here.
5
Continue in a new blog.
0
EPISODE 1 :
I love Monday!
Nindi jadi semangat banget sejak Pak Hari, guru fisika yang masih muda & super
handsome (ga kalah sama Hyde 'Laruku', hehe.. ), yang super baek dah mau ngegantiin Bu Nunik yang super judes, cerewet, & seabrek sifat2 yg ga disukai Nindi. Nindi jadi tergila-gila sama pelajaran fisika. Liat aja jalannya, semangat banget! Sambil senyum, ia & sobatnya, Karin, menuju pintu gerbang sekolah. Nindi pengeeen banget merebahkan diri di kamar untuk dengerin CD terbaru L'Arc en Ciel, sambil memandangi poster Hyde yang dipajang di dinding kamarnya.
Jadi, kebayang dong, gimana betenya Nindi... pas di jalan raya, ga jauh dari sekolah mereka, tampak puluhan pelajar berseragam putih abu2 saling lempar batu, malah ada yang bawa pentungan segala. Mobil, bus, & kendaraan bermotor banyak yang berbalik, takut kena lempar. Sedang pejalan kaki yang lain berkerumun, hanya melihat dari kejauhan...
Tawuran lagi!
Nindi & Karin jadi ga berani pulang. Mereka memilih nunggu sampai tawuran usai. Tapi bukannya bubar, mereka malah makin memanas! Nindi yang memang agak emosian, mana panas2 pula, jadi hilang kesabaran. Gadis itu keluar dari persembunyian & teriak kenceng ke arah tawuran. (Sementara Karin yang kaget cepet2 ngikutin Nindi dari belakang, "Nindi~~~!")
"Heiiii!!! Berhenti kaliaaaan!!!"
"Hei, Cewek!"seorang cowok peserta tawuran yg kebetulan ada di dekat Nindi, berkata ketus. Ada bekas jahitan yang masih terlihat jelas di dahinya. "Kamu dari SMA mana? Minggir, sana!"
"Aku nggak akan minggir sebelum kalian bubar!" teriak Nindi nggak kalah ngotot.
"Heh! Apaan tuh~! Udah~ pulang aja Non... atau~mau jadi pahlawan kesiangan yah~?"
"Mau jadi pahlawan mau nggak itu urusanku! Yang jelas, kalian mengganggu kepentingan umum, dasar idiot!"
"EH~! Dikasih hati malah ngelunjak. Untung cewek, kalo nggak..."
"Kalo nggak kenapa? Emang kamu berani?!"
"Aah... ! Jangan banyak omong! Minggir sana! Aku nggak suka bikin cewek nangis... !"
Cowok itu tiba2 mendorong Nindi. Untung Nindi pinter karate. Jadi, malah cowok itu yang jatuh. Cowok itu tampak kaget. Ia cepat2 bangun & tampak akan membalas, ketika tiba2 terdengar suara sirene...
"Polisi!!! Lariii...!!!" begitulah, para siswa yg tawuran langsung kocar-kacir. Tapi cowok tadi sempat berkata pada Nindi, "Awas kamu! Pasti aku balas!!"
"Ayo aja! Siapa takut...!?"
wah, udah kayak iklan shampoo zaman jebot yg dulu sering nongol di TV, pikir Nindi, geli dengan ucapannya sendiri.
============================================= TO BE CONTINUED... =====