Selasa, 30 Desember 2008

Happy New Year! ^_^

Just wanna say a "Happy New Year" for all the people I know here.

- Happy New Islamic Year 1 Muharram 1430 H (29 December 2008)
- Happy New Year 2009
- Happy New Chinese Year (Imlek) 26 January 2009

for anyone who celebrate it~!
Let's wish the best for the next coming year.  \(^o^)/

Minggu, 30 November 2008

CERPEN: "Sweetseventeen Seventeensweet"

Seventeensweet
sweetseventeeN

Hari itu, tanggal 1 Desember adalah hari yang spesial banget buat Heidi. Hari itu, genap sudah ia berusia 17 tahun. Ia telah menginjak masa remaja yang (mungkin) sudah benar-benar remaja. Siap lepas landas meninggalkan masa anak-anak menuju masa yang lebih dewasa.
Namun, segalanya terasa hambar karena hari itu tak semanis bayangannya. Pagi hari, sampai di sekolah, tak seorangpun menyambutnya dngan ucapan selamat. Baru setelah Anne, kawan sebangkunya, menjabat tangannya sambil mengucapkan ‘selamat ulangtahun’, beberapa teman lainpun ikut melakukan hal serupa. Itupun cuma sebatas kawan-kawan dekatnya: Rini, Shanty, Livia, Lina... selebihnya, tak ada. Memang sih, Heidi nggak pernah ‘woro-woro’ sama teman-teman sekelasnya bahwa hari itu ia ultah, yang ke-17, lagi! Bukan apa-apa, ia cuma sungkan atau malah mungkin malu karena nggak bisa mentraktir teman-temannya untuk merayakan hari bahagia itu. Atau hanya sekedar membagikan makanan ringan buat mereka, yah... sama seperti yang biasa mereka lakukan kalau lagi berulangtahun. Bukannya ia kelewat pelit, tapi duitnya itu! Uang sakunya sebulanpun nggak akan cukup buat sekedar beli wafer tango, misalnya, buat ke-38 teman sekelasnya. Payah!
Heidi memang bukan anak orang kaya. Ayahnya cuma pegawai negeri biasa, sedangkan ibunya tidak bekerja. Ia punya dua orang adik laki-laki, yang satu duduk di bangku SMP kelas 2 dan yang satu lagi masih kelas 3 SD. Sudah menjadi rahasia umum bahwa gaji pegawai negeri, apalagi yang golongan rendahan, cuma cukup untuk makan. Kalau untuk kebutuhan lain, termasuk biaya sekolah, tidak usah ditanya lagi pasti hasil berhutang. Karena itulah, Heidi tidak berani berharap terlalu banyak.

*   *   *

Pulang sekolah, Heidi langsung masuk ke kamar. Setelah ganti pakaian, ia langsung rebahan di dipannya yang persis di depan jendela, sambil menatap langit-langit kamarnya yang masih terbuat dari anyaman bambu alias ‘gedheg’. Beberapa bagian tampak bolong bekas gigitan tikus. Bagian itulah yang selalu bocor kalau hujan turun deras, apalagi disertai angin. Heidi terus diam dengan pikiran resah. Beberapa kali gadis itu menghela napas. Ia tidak habis pikir, kenapa cuma soal ulangtahun saja ia bisa begitu gelisah. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya ia tidak pernah ambil pusing. Mau ada yang kasih selamat atau nggak, dia nggak begitu peduli. Apalagi soal kado. Masa bodo amat!
Kado. Ya, kado. Tak seperti tahun-tahun kemarin, tiba-tiba Heidi ingin ada yang memberinya kado tahun ini. Di keheningan kamarnya, ia mulai berkhayal. Kira-kira kalau ada yang memberinya kado, apa yang ia inginkan? Tiba-tiba telinganya menangkap alunan musik lirih dari rumah tetangga sebelah. Heidi tersenyum pahit. Ia suka musik, dan ia ingat betul kalau sejak SD ia sangat menginginkan sebuah walkman... (Yah~kalau sekarang mungkin walkman sudah nggak zaman-nya lagi, sudah tergantikan oleh mp3-player, misalnya). Tapi, sejak dulu keinginan itu selalu ia pendam hati. Ia sadar harga sebuah walkman atau mp3-player terlalu mahal buat ortunya, bisa mencapai seperempat bahkan sepertiga gaji yang diterima ayahnya sebulan (setelah kena potongan macam-macam). Ah... sekali lagi ia mendesah. Mungkin benda-benda seperti itu memang terlalu mewah buatnya. Kalaupun ada uang, tentu keluarganya juga akan lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lebih penting, ketimbang cuma untuk 'bersenang-senang'.
Angin bertiup lewat jendela kamar membawa udara lembab. Cuaca di luar sana memang sedang mendung. Mungkin sebentar lagi hujan akan turun. Air akan tumpah ruah dari langit membasahi pertiwi. Airmata Heidipun sudah mulai menitik tepat ketika rintik gerimis pertama jatuh dari awan kelabu, meluncur bebas ke bumi, dan langsung hilang terserap begitu menyentuh pori-pori tanah. Namun ketika butiran-butiran air yang lain turun susul-menyusul dari angkasa, makin lama makin deras, tiba-tiba Heidi tersentak. Ia cepat-cepat menyeka airmatanya yang belum sempat meleleh ke pipi. ‘Apa-apaan sih!’ marahnya pada diri sendiri. ‘Gitu aja nangis, kayak anak kecil!’
Setelah mengeringkan airmata, sekali lagi Heidi memandang keluar jendela. Melihat air yang turun dari langit, lalu berlompatan sebentar ketika menabrak plesteran halaman rumahnya, membuat Heidi berpikir lebih jauh. Bukankah usia, kesehatan, keluarga yang bahagia, kecerdasan (kata orang Heidi itu cerdas), sudah merupakan suatu karunia dari Yang Maha Kuasa? Ia masih bisa makan setiap hari, masih bisa sekolah, masih bisa bicara dan bercanda dengan Ayah, Ibu, dan adik-adiknya. Bukankah itu semua adalah anugerah yang tak terkira, yang tak ternilai dengan uang?
Perlahan, ujung bibir gadis itu tertarik ke samping, membentuk seulas senyum. Senyum yang tulus, senyum yang penuh rasa syukur. Dan ketika ia beranjak meninggalkan kamar karena mendengar panggilan Ibu yang menyuruhnya segera makan, kerisauan hatinya tentang ultah yang tanpa perayaan dan kado itu telah hilang sama sekali.
Sore harinya setelah mandi, Heidi menggambar di ruang tamu (merangkap ruang keluarga) sambil menyetel siaran radio swasta favoritnya. Wajahnya yang segar sehabis mandi tampak begitu cerah. Sesekali ia bersenandung pelan menirukan lagu-lagu yang diputar stasiun radio kesayangannya itu.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba Heidi berhenti menggambar. Ia mengangkat kepala dan memandang radio di atas meja sambil menajamkan pendengarannya. Nggak salah lagi, yang didengarnya dari kedua speaker radio itu memang suara Anne, kawan sebangkunya, yang menelpon ke stasiun radio untuk meminta lagu. Didengarnya Anne meminta lagu yang cukup lawas, ‘Immortality’, kepada penyiar.
Lagu ini Anne kirim buat Heidi yang lagi ultah,’ kata suara Anne. ‘Anne tahu, Heidi suka banget lagu ini. Met ultah ya...
Sesaat kemudian suara Celine Dion yang khas sudah mengalun di ruang tamu itu. Dan entah untuk yang keberapa kali dalam hari itu, Heidi sekali lagi tersenyum bahagia.
“Makasih, An...,” bisiknya.

Selasa, 18 November 2008

Global TV - Seru! [Millions of Entertainment]

http://www.globaltv.co.id
Ini dia official site dari Global TV.
Buat para pecinta anime, bisa gabung di forum yg khusus membahas 'animation', ntar bisa komen & request juga loh! Siapa tahu dikabulkan, hehe... Ayo, ayo~ikutan! \(^o^)/
Forum2 soal yg lain juga banyak: music, nick, mtv, dll... bahkan ada forum buat curhat juga loh! Pokoknya SERU dech~! Semua demi mempersembahkan yg TERBAIK DAN TERINDAH utk para pemirsa Global TV. ^_^

Info & Chat : Anime on TV (Indonesia)

UPDATED (28-07-09):.
Ada yg hilang, Eureka Seven & Conan, hiks... T_T
Untuk jadwal acara secara keseluruhan, silakan cek di bawah, yah~! ^_^
=============================================================================
Hello, pecinta anime di seluruh tanah air~!  ^_^

Yup~belakangan ini emang banyak anime2 yang (akhirnya!) ditayangkan (atau akan ditayangkan) di beberapa TV nasional kita. Tujuan saya bikin tulisan ini masih sama seperti tulisan sebelumnya, yaitu berbagi info soal jadwal tayang (sapa tau ada yg ketinggalan berita, hehe... :p ), plus... siapa saja dipersilahkan 'ngobrol' sepuasnya di sini tentang anime2 yg sedang kalian tonton. Mau bincang2 soal ceritanya boleh, mau komentar soal dubber-nya juga silahkan... pokoknya apa aja deh~! Btw~saya seneng, setelah selama ini hampir selalu berkutat dengan shounen anime, akhirnya Indosiar mw nayangin anime shoujo juga (Pitchi2 Pitch & Pretty Cure, meski skrg iklan Pitchy2 Pitch ga pernah keliatan lagi. Moga2 ga batal... XD ...)  \(^o^)/

Terus~ini adalah jadwal tayang anime (plus tokusatsu dan drama asia, kalau ada) terkini:

===============
Global TV
===============

Senin-Jumat -- pk. 14.00 - 14.30 WIB -- Spectacular Spiderman
Senin-Jumat -- pk. 14.30 - 15.00 WIB -- Kabayan & Lip-Lap (buatan Indonesia loh~!)
Senin-Jumat -- pk. 15.00 - 15.30 WIB -- Transformer
Senin-Jumat -- pk. 17.30 - 18.00 WIB -- Spongebob Squarepant
Senin-Kamis -- pk. 18.00 - 18.30 WIB -- Naruto Shippudden (season 2)
Sabtu-Minggu -- pk. 18.00 - 19.00 WIB -- Naruto Shippudden (season 2)


===============
Indosiar
===============
Senin-Selasa pk. 21.30 WIB -- Boys Before Flowers
Senin-Jumat  pk. 15.30 WIB -- Boys Before Flowers (re-run)
(Setiap hari Sabtu)
pk. 07.30 - 08.00 WIB -- Powerpuff Girls 2
pk. 08.00 - 08.30 WIB -- Magical Doremi
pk. 08.30 - 09.00 WIB -- Pretty Cure

(Setiap hari Minggu)
pk. 06.00 - 06.30 WIB -- Monkey Turn
pk. 06.30 - 07.00 WIB -- Digimon Savers
pk. 07.00 - 07.30 WIB -- Pokemon
pk. 07.30 - 08.00 WIB -- Dinosaurus King
pk. 08.00 - 08.30 WIB -- Bakegyamon Gekifu
pk. 08.30 - 09.00 WIB -- Power Ranger Operation Overdrive
pk. 09.00 - 09.30 WIB -- Dragon Ball (re-run)
pk. 09.30 - 10.00 WIB -- Blue Dragon
pk. 10.00 - 11.00 WIB -- Naruto Shippudden (re-run)
pk. 11.00 - 11.30 WIB -- Bleach
pk. 11.30 - 12.00 WIB -- Bakukyu Shot
pk. 12.00 - 12.30 WIB -- Ben 10
pk. 13.00 - 14.00 WIB -- Yu Gi Oh!
pk. 14.00 - 14.30 WIB -- Powerpuff Girls
===============
ANTV
===============
Senin-Jumat -- pk. 13.00 - 13.30 WIB -- Transformer (anime)
Senin-Jumat -- pk. 13.30 - 14.00 WIB -- Speed Racer New Generation
Senin-Jumat -- pk. 14.00 - 14.30 WIB -- Super Inggo (tokusatsu, Fillipina)

===============
COMING SOON!
===============

- Mermaid Melody Pitchy Pitchy Pitch (Indosiar)



Kalau ada info yg salah atau kurang, mohon bantuannya utk mengoreksi yach~?  :p

Minggu, 09 November 2008

My Poem: Sang Pemimpi

Rating:★★
Category:Other

SANG PEMIMPI


Silly dreamer
Mimpi apakah yang engkau lihat
Baik saat terlelap maupun terjaga
Apakah mimpi tentang cinta atau kegelisahan
Ataukah mimpi tentang rasa dan cita

Silly dreamer
Pernahkah kau takut untuk bermimpi
Pernahkah kau bimbang saat melihat mimpi
Pernahkah kau tertawa lepas di dalam mimpi
Sesungguhnya mimpi itu adalah milikmu
Bukan dirimu yang dimiliki Sang Mimpi

Silly dreamer
Bermimpilah tentang bumi dan jelajahilah
Bermimpilah tentang laut dan selamilah
Bermimpilah tentang sayap dan terbanglah
Bermimpilah, karena kau bebas untuk bermimpi

Silly dreamer
Pernahkah kau kehilangan mimpi
Baik saat terlelap maupun terjaga
Sehingga sepi malammu, hampa harimu
Kemudian, rindu terasa tuk kembali bermimpi
Maka, bermimpilah
Silly dreamer...


(Solo, 8 Nopember 2008)

Minggu, 04 Mei 2008

My Poem: Many Times Until Now

Rating:★★★
Category:Other

MANY TIMES UNTIL NOW


Matahari bersinar
Cah’yanya menerangi kepekatan hutan
Orang-orang yang mendamba kebebasan jiwa dan raga
Mulai mengejar kupu-kupu berkilauan
Sang Penunjuk Jalan menembus rimba

Saat diri ini kesepian
Siapakah kan jadi pelipur lara
Jiwa nan luka merindu tetes-tetes cinta
Bilakah kan membasahi hati yang gersang
Memberi secercah harapan

Saat diri ini putus asa
Seolah tersesat tak tahu jalan pulang
Hati nan lara menunggu kehangatan
Bilakah kan mendekap jiwa yang terabaikan
Menjadi cahaya penerang

Oh, Burung Biru...
Burung Biru gambaran perasaan terdalamku
Beritahukanlah kepadaku
Dirinyakah yang selama ini kutunggu

Oh, Burung Mungil...
Burung Mungil yang datang memanggil
Saat ku tenggelam dalam kegelapan dan menggigil
Jalankupun terbuka oleh cahayamu yang kecil

Berkali-kali hingga sekarang
Aku jatuh, bangun, dan jatuh lagi
Namun saat ku nyaris hilang pegangan
Asal masih bisa melihat wajahmu terhias senyum kecil
Aku merasa akan dapat bertahan
Berkali-kali hingga sekarang...

Kamis, 21 Februari 2008

Rating "Dewasa" untuk Anime "Samurai X" di Global TV

Saya nggak tahu apa masih banyak (baca: ada) di antara kita yang masih menonton tayangan ulang anime ini di Global TV, mengingat terjemahannya yg tidak terlalu bagus. Tapi, ada yg perhatiin nggak kalo sejak kemarin (21 Pebruari 2008), Global menuliskan rating penonton "D" atau "Dewasa" buat anime yang satu ini, kira2 sejak episode pertarungan Saito Hajime dengan Usui dari Juppongatana-nya Shishio Makoto (sebelumnya ditulis "R" / "Remaja").
Saya bisa mengerti kenapa Global melakukan ini. Saya juga bukan membuat tulisan ini untuk protes atau apa. Bukan juga untuk membicarakan ini dari segi "Samurai X" atau "Global TV"-nya. Tapi, saya jadi ingin tahu tanggapan teman2 semua atau siapapun yang berkenan baca tulisan ini. Apakah ini berarti 'kemajuan' untuk perkembangan anime di Indonesia? Global TV menganggap Samurai X untuk "Dewasa" dan tetap menayangkannya, mungkin ada harapan nantinya akan menyusul anime2 lain yg selama ini kita anggap nggak mungkin akan tayang disini...

Selasa, 12 Februari 2008

Anime, Tokusatsu, Drama Asia di TV Nasional Kita

NEW AND UPCOMING!!!
Heyyy~~~kemaren pada nonton Naruto Shippuuden ga di Indosiar? Akhirnya! Tayang juga di sini! Oya, Inuyasha juga ditayangkan lagi. Buat para penggemar kedua seri ini, just don't miss it~!  ^_^
Naruto Shippuuden, mulai 31 Agustus 2008 - Indosiar, Minggu pk. 10.00 WIB
Inuyasha, mulai 31 Agustus 2008 - Indosiar, Minggu pk. 07.00 WIB
**********************************************************************************************************
Pernah kesel karena melewatkan episode perdana anime, toku, dorama or acara2 lain berbau jepang di tv? Saya sering bgt ngalamin & itulah alasan utama saya membuat tulisan ini. Apalagi, akhir2 ini bermunculan acara2 baru. Bukan berarti info yg saya kasih ini lengkap, justru saya mengharapkan teman2 pada berbagi info di sini. Jadi, siapa aja yg baca, silakan menambahkan info apa aja yg dirasa perlu utk membantu pemirsa setia anime dll japanese stuff di televisi kita.
**********************************************************************************************************
=========== GLOBAL TV ============
Naruto (tayang ulang) pk. 17.00 WIB
======= INDOSIAR (Hari Minggu) =======
Battle B-Daman - pk. 06.30 WIB
Inuyasha - pk. 07.00 WIB
Pokemon - pk. 07.30 WIB
Battle Brawlers - pk. 08.00 WIB
Detective Conan - pk. 08.30 WIB
Madan Senki Ryukendo - pk. 09.00 WIB
Dragon Ball (tayang ulang) - pk. 09.30 WIB
Naruto Season Shippuuden - pk. 10.00 WIB
BLEACH - pk. 11.00 WIB
Ben 10 - pk. 11.30 WIB
============== ANTV ===============
Astroboy (tayang ulang) - Senin-Jumat pk.12.00 WIB
Kekkaishi (tayang ulang) - Senin-Jumat pk. 13.00 WIB, Sabtu pk. 08.30 WIB, Minggu pk. 09.00 WIB

PS: Boleh jg klo mw ngobrolin acara2 tsb (yg udah/akan tayang disini of course), ceritanya, kualitas dubbing, dsb ^_^

Minggu, 10 Februari 2008

Sinetron 'Adaptasi' Telenovela (Bagian 1)

Soal sinetron2 kita yg suka 'mengadaptasi' (kalo ga mau disebut 'menjiplak')... yah, kita semua udah pada tahu. Kebanyakan sih, ngambil dr drama Asia atau bahkan anime/manga yg terkenal. Tapi, belakangan ini, saya perhatikan, mulai bermunculan juga sinetron2 yg ngambil cerita telenovela, yang lucunya telenovela2 itu sebenarnya udah pernah ditayangin di sini ber-tahun2 lalu.

Pasti tau sinetron Azizah kan? Atau bahkan kamu salah satu fans-nya? Mungkin nggak banyak yang tau kalo Azizah 'mengadaptasi' telenovela 'Maria La Del Bario' (artinya mungkin kira2 'Maria dari Tempat Kumuh', tp judulnya di sini diganti jadi 'Maria Cinta Yang Hilang'). Telenovela yang dibintangi Thalia ini pernah ditayangkan di RCTI duluuu banget, bahkan sempat beberapa kali ditayangkan ulang, saking banyaknya pemirsa yg menyukainya waktu itu! Termasuk Ibu saya yg nggak pernah melewatkan 1 episodepun, sehingga saya juga ngikutin terus ceritanya, hehe... ^_^

Saya nggak akan nulis sinopsis Azizah di sini, coz saya anggap kita semua udah 'tahu', kalo nggak gampang aja nyari di website milik stasiun TV yg menayangkan atau PH yang memproduksi. Tapi... saya pengen me-review sedikit kisah 'Maria Cinta Yang Hilang'. Diawali dari Maria, seorang gadis pemulung yang tiba2 aja dapat keberuntungan diangkat oleh seorang pria kaya raya yang dermawan & baik hati, Fernando. Maria yg yatim piatu sejak kecil tentu saja sangat menghormati & menyayangi 'Om Fernando' yang dilihatnya sebagai figur 'ayah'. Fernando punya 3 orang anak... saya lupa namanya, yang jelas anak kedua (cowok, sebut aja si A) & anak bungsu (cewek, sebut si B) bersikap baik pada Maria. Hanya anak sulung yg bernama Luis Fernando tingkahnya selalu bikin Maria sebel abiz! Singkatnya, persis seperti di 'Azizah', Maria yang punya peliharaan burung2 kecil ini jatuh hati pada Luis, sementara si A tadi diam2 juga menyukai Maria. Lambat laun, Luis pun menyukai Maria & dimulailah perjalanan cinta mereka yang penuh lika-liku... Ada tokoh Soraya Montenegro (yg diadaptasi jadi Raya di 'Azizah'), sepupu (?) Luis yang jatuh hati juga (?) pada Luis, namun dia ini ternyata berhati busuk & berambisi merebut harta keluarga Fernando. Nantinya terungkap, Soraya ternyata adalah anak dari salah satu pembantu yg sudah lama mengabdi pada Fernando, tapi tentu saja Soraya ga mau mengakui ibu kandungnya sendiri.

Singkat cerita (lagi), akhirnya Maria & Luis menikah. Ibu Luis yang tadinya tidak menyukai Maria pun pelan2 melunak, apalagi setelah lebih mengenal Maria yang berhati baik itu. Soraya... saya sudah lupa detilnya, tapi dia akhirnya meninggal. Setelah itu hidup pasangan Luis-Maria berjalan mulus, sampai Maria akhirnya hamil & memiliki anak laki2. Lagi2 saya lupa detilnya (sori, dah lama bgt sih ^_^;), yg jelas waktu itu Maria kena penyakit kejiwaan tertentu (sepertinya ada hubungannya dengan ulah Soraya sebelumnya...), dan saat membawa jalan2 putranya ke taman, Maria tanpa sadar menyerahkan bayinya kepada seorang wanita penjual permen! Namun waktu itu Maria sempat memberitahu nama bayinya. "Fernando, seperti nama ayah & kakeknya,"begitu katanya. Belasan tahun berlalu, Maria terus mencari putranya tanpa hasil, semetara Luis sudah menganggap putra mereka telah tiada. Sampai suatu saat, Maria bertemu kembali dengan wanita penjual permen itu! Wanita tersebut tadinya tidak mau 'menyerahkan' Nandito (panggilan Fernando, anak Maria) karena sudah telanjur sayang & takut kehilangan anak itu. Mariapun ga bisa begitu aja memberitahu Nandito atau Luis Fernando, suaminya. Ia ngeri membayangkan Luis akan marah besar begitu tahu ia dulu menyerahkan putra mereka pada orang lain! Tapi, diamnya Maria malah berakibat fatal. Luis mengira Nandito adalah selingkuhan Maria, & dalam amarahnya ia mendatangi rumah Nandito, lalu bermaksud menembaknya...!

Tentu aja, kisah ini 'berakhir' dengan baik, Maria mengungkap kebenaran pada waktunya, menyelamatkan Luis dari dosa membunuh anak sendiri. Eits... tapi, tunggu dulu! Setelah Nandito tinggal bersama ortunya lagi, masalah baru datang. Nggak main2, kali ini Soraya (yg dikira sudah mati) ternyata masih hidup & muncul di hadapan Maria-Luis. Ia bersikap sebagai 'manusia baru yg sudah bertobat', namun Maria yg tau sifat busuk Soraya mencium adanya bahaya... Benar saja, Soraya kembali menggoda Luis, tapi kali ini Luis tidak menghiraukannya. Sorayapun beralih menggoda Nandito & berhasil! Keluarga Maria hampir berantakan lagi...

Yah, tapi sama seperti telenovela pada umumnya, kisah Maria ditutup dengan manis. Bagaimana dengan 'Azizah'? Apakah produsernya akan terus ngikutin plot aslinya, atau tiba2 mengubah cerita (seperti sinetron2 'adaptasi' umumnya kalo sudah mulai 'ketahuan')? Hanya waktu yg akan menjawabnya...

Minggu, 06 Januari 2008

Free Gift For You!

Want phone cell, iPod, MP3 Player or Gaming Console for free? I'm sure you do~!? It's easy! Just follow these steps :
1. Simply click this banner:
<a rel="nofollow" href="http://www.xpango.com?ref=90999849"><img src="http://www.xpango.com/fe/img/cnt/how_it_works/webmasters/xpango_banner_mobile_phones.gif" alt="Click here to get your free mobile phone or apple ipod" name="http://www.xpango.com" width="468" height="60" border="0"></a>
or follow this link:
http://www.xpango.com?ref=90999849

2. Choose one of the 'gift' you want.
3. Register! (please let the blank for 'refferal ID' filled with this number: 90999849, it's my refferal ID, you'll get yours when you register)
4. Just learn how to gain 'points' once you register. You'll get the 'gift' if you already have the 'points' needed, which is different for each product. Example: you'll need 13 points if you want Sony PSP.
Sooo... what are you waiting for? Just try it, you'll loose nothing bcoz you can register for free~! Hehehe...  ^_^