Senin, 17 Mei 2010

Mengatasi BATUK Dengan Obat-Obatan Alami

Cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini emang rentan sekali terhadap kesehatan. Meski sudah menjaga kesehatan baik-baik, tetap aja bisa terkena flu atau masuk angin. Salah satu penyakit yang paling betah bercokol pada masyarakat Indonesia mungkin adalah BATUK. Baik pada musim hujan, musim pancaroba (pergantian musim), maupun musim kemarau (karena banyak debu), meski mungkin jenis batuknya beda-beda. Nah, kalau batuk sudah datang, sering ngeselin banget kan... capek, napas nggak bebas, badan rasanya nggak enak, nggak nafsu makan... belum lagi kalo batuknya nggak mau pergi-pergi. Kebetulan, saat membuat tulisan ini, penulis juga lagi batuk, udah beberapa hari nggak sembuh-sembuh.... TT^TT
Dewasa ini banyak sekali beredar obat flu maupun obat batuk berbagai merk. Namun nggak ada salahnya sekali-sekali kita mencoba alternatif pengobatan lain, yaitu obat-obatan tradisional.
Nggak sulit kok mendapatkannya, kebanyakan bahkan adalah rempah-rempah yang biasa kita gunakan untuk bumbu dapur. Selain itu, dibandingkan obat-obatan kimia, harganya relatif lebih murah. Plus, karena alami, tentu bebas efek samping & nggak membahayakan tubuh.

KIAT MERAWAT (selain diberi obat)

    -   Cari penyebab batuk, karena banyak penyakit yang datang disertai batuk
    -   Perlu usaha untuk mengurangi produksi lendir atau dahak
    -   Minum air hangat sebanyak-banyaknya, lebih baik lagi jus jeruk panas
    -   Tidur dengan bantal yang agak tinggi
    -   Hindari makanan gorengan dan manis-manis

OBAT TRADISIONAL

Untuk Batuk Kering

    -   Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)
        Ambil 1 buah jeruk nipis, peras, tambahkan 2 sendok makan madu. Aduk. 
        Minum 2x sehari (pagi & petang).
    -   Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi)
        Ambil 10 buah belimbing wuluh, cuci, tumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air
        matang plus sedikit garam. Peras dan saring. Minum 2x sehari (pagi &
        petang).
    -   Kencur
        Ambil 1 jari rimpang kencur, jangan buang kulitnya. Cuci bersih dan langsung
        kunyah halus dengan sedikit garam. Telan dan gelontor dengan bantuan air
        hangat. Lakukan 2x sehari.
    -   Daun saga (Abrus precatorius)
        Ambil 1 genggam daun saga beserta tangkainya dan 1 genggam daun asam.
        Rebus dengan 3 gelas air bersih, hingga menjadi larutan sebanyak 2 gelas.
        Dinginkan, saring, dan minum 2x sehari.

Sebagai Ekspektoran

    -   Kapulaga (Amomum cardamomum)
        Seduh 5 gram serbuk buah kapulaga dengan 1 cangkir air mendidih.
        Dinginkan, saring, lalu tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk rata, minum
        sekaligus. Minum 2x sehari sampai sembuh.
    -   Lidah buaya (Aloe vera)
        Ambil 1 batang daun lidah buaya, hilangkan durinya. Cuci bersih dan diparut.
        Peras, lalu aduk dengan 6 sdm madu. Minum beberapa kali.

Sebagai Peluruh Dahak

    -   Jahe (Zingiber officinale)
        Ambil 1⁄2 ruas jahe dan tumbuk halus. Rebus kurang lebih 1⁄2 jam dalam 2
        gelas air bersih. Minum rebusan 2-3x sehari.

Untuk Sesak Napas

    -   Patikan kerbau (Euphorbia hirta)
        Ambil 1 genggam herba patikan kerbau. Tambahkan air dan lumatkan. Peras
        jadi 1⁄2 mangkuk dan diminum.
    -   Adas ( Foeniculum vulgarae)
        Ambil 10 tetes minyak adas. Seduh dengan 1 sdm air panas. Minum selagi
        hangat. Lakukan 3x sehari sampai sembuh.

Untuk Batuk Lebih Dari 100 Hari dan Kering

    -   Bidara upas (Merremia mammosa)
        Ambil 30 gram umbi bidara upas yang masih segar, lalu cuci dan parut.
        Tambahkan 2 sdm air masak. Saring, kemudian tambahkan 1 sdm madu.
        Aduk. Minum 3x sehari.

Tanaman Obat Lain

    -   Selada (Lactula sativa) dapat digunakan sebagai penenang dan memperlancar
        pernapasan.
    -   Untuk demulsion (efek melembutkan & anti inflamasi/peradangan) pada
        saluran pernapasan, dapat digunakan belimbing wuluh, asam (Tamarandus
        indica
), atau akar manis (Glyicyrrhiza glabra).

Ramuan Obat Batuk Herbal

Selain cara-cara sederhana di atas, bisa juga kalo kita ingin membuat ramuan obat batuk sendiri dengan mengkombinasikan beberapa herbal dengan khasiat tertentu. Dengan menggabungkan beberapa bahan, kita dapat membuat ramuan untuk penekan batuk, pengurang sekresi bronkus, atau perangsang saluran napas & pendorong keluarnya dahak.

Ramuan 1
Kencur                        8 gram
Daun sirih                   2 lembar
Buah adas                   2 gram
Daun saga                   2 gram
Buah kemukus            0,05 gram
Kapulaga                     0,05 gram
Air                                135 mL
Rebus semua bahan. Minum 2x sehari selama 2 minggu.

Ramuan 2
Bawang putih               1 siung
Air jahe                         1 sdm
Air kunyit                     1 sdm
Air jeruk nipis              1 sdm
Madu                            1 sdm
Air matang                   3 sdm
Kukus semua bahan. Minum 2 sdt 3-4 kali sehari.

Ramuan 3
Kapulaga                      3 buah
Kemukus                    15 butir
Jintan hitam                 1 sdt
Adas                             1 sdt
Pulosari                        1 jari
Rimpang kencur          2 jari
Cuci bahan-bahan tersebut, tumbuk halus, lalu remas dengan 1 sdm minyak kelapa & 1 sdt minyak kayu putih. Gunakan untuk melumas dada & leher.

Ramuan 4
Daun jintan                          1⁄4 genggam
Rimpang jahe                         1 jari
Bidara upas                            1 jari
Kemukus (Piper cubeba)       4 buah
Kulit kayu manis                    1 jari
Cuci dan potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih hingga tinggal setengahnya (kira-kira 2 gelas ramuan). Dinginkan hasil rebusan, saring. Minum dengan madu murni seperlunya, 3x sehari.