Minggu, 04 Mei 2008

My Poem: Many Times Until Now

Rating:★★★
Category:Other

MANY TIMES UNTIL NOW


Matahari bersinar
Cah’yanya menerangi kepekatan hutan
Orang-orang yang mendamba kebebasan jiwa dan raga
Mulai mengejar kupu-kupu berkilauan
Sang Penunjuk Jalan menembus rimba

Saat diri ini kesepian
Siapakah kan jadi pelipur lara
Jiwa nan luka merindu tetes-tetes cinta
Bilakah kan membasahi hati yang gersang
Memberi secercah harapan

Saat diri ini putus asa
Seolah tersesat tak tahu jalan pulang
Hati nan lara menunggu kehangatan
Bilakah kan mendekap jiwa yang terabaikan
Menjadi cahaya penerang

Oh, Burung Biru...
Burung Biru gambaran perasaan terdalamku
Beritahukanlah kepadaku
Dirinyakah yang selama ini kutunggu

Oh, Burung Mungil...
Burung Mungil yang datang memanggil
Saat ku tenggelam dalam kegelapan dan menggigil
Jalankupun terbuka oleh cahayamu yang kecil

Berkali-kali hingga sekarang
Aku jatuh, bangun, dan jatuh lagi
Namun saat ku nyaris hilang pegangan
Asal masih bisa melihat wajahmu terhias senyum kecil
Aku merasa akan dapat bertahan
Berkali-kali hingga sekarang...